Skip to main content

Belajar Dasar SCADA

Jenis jenis Kapasitor



Jenis-Jenis Kapasitor dalam komponen elektronika bermacam-macam di antaranya adalah kapasitor bipolar/ non polar dan capasitor polar (memiliki kutub -/+), walaupun kapasitor ini sama-sama di gunakan untuk menyimpan muatan listrik, tapi banyak perbedaan diantara dua macam capasitor ini, baik dari bahan yang digunakan untuk membuat capasitor tersebut maupun dalam kegunaannya.
Jenis-jenis kapasitor juga dapat di bedakan berdasarkan dari bahan dielektriknya. Bahan dielektrik dapat di bedakan menjadi beberapa bagian, yaitu jenis-jenis kapasitor keramik, elektrolit (Elco), tantalum, Multilayer, Polyester Film, Electric Double, (Super Capacitor), Trimmer dan kapasitor Tuning.
Kapasitor keramik adalah kapasitor yang dibuat dengan bahan dasar keramik yang di gunakan untuk media penyimpan arus. Cara memasangnya adalah di letakan diantara dua pin kaki kapasitor tersebut sedemikian rupa sehingga dapat menyimpan arus listrik.
Di bawah ini adalah gambar kapasitor dan jenis-jenis kapasitor :
Jenis-Jenis Kapasitormacam-macam kapasitor
Kapasitor tantalum merupakan jenis-jenis kapasitor elektrolit yang elektrodanya terbuat dari material tantalum. Komponen ini memiliki polaritas, cara membedakannya dengan mencari tanda atau tanda lainya yang ada pada bodi kapasitor, tanda ini menyatakan bahwa pin dibawahnya memiliki polaritas positif.
Sedangkan jenis-jenis kapasitor Multilayer terbuat dari bahan material, kapasitor ini sama dengan kapasitor keramik, bedanya hanya terdapat pada jumlah lapisan yang menyusun dielektriknya. Pada jenis ini dielektriknya disusun dengan banyak lapisan atau biasanya disebut dengan layer dengan ketebalan 10 samapi dengan 20 μm dan pelat elektrodanya dibuat dari logam yang murni. Selain itu ukurannya kecil dan memiliki karakteristik suhu yang lebih bagus daripada kapasitor keramik.
Fungsi kapasitor pada suatu rangkaian juga mempunyai maksud dan tujuan di antaranya, sebagai, penghubung (coupling) yang menghubungkan masing-masing bagian dalam suatu rangkaian, memisahkan arus bolak-balik dari arus searah, sebagai filter yang dipakai pada rangkaian catu daya, sebagai pembangkit frekuensi dalam rangkaian pemancar dan untuk menghemat daya listrik dalam rangkaian lampu TL.
Demikian penjelasan terbaru mengenai Jenis-Jenis Kapasitor, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda yang sedang mencari informasi tentang Kapasitor. Untuk mengetahui tentang komponen kapasitor, anda bisa baca juga artikel terbaru kami lainnya mengenai Pengertian Kapasitordan Fungsi Kapasitor.

Fungsi Kapasitor sangat di perlukan dalam suatu komponen elektronika. Kapasitor adalah komponen elektronika yang berfungsi untuk menyimpan muatan listrik, selain itu kapasitor juga dapat digunakan sebagai penyaring frekuensi. Kapasitas untuk menyimpan kemampuan kapasitor dalam muatan listrik disebut Farad (F) sedangkan simbol dari kapasitor adalah C (kapasitor).
Sebuah kapasitor pada umumnya terbuat dari dua buah lempengan logam yang saling sejajar satu sama lain dan diantara kedua logam tersebut terdapat bahan isolator yang sering disebut dielektrik. Dielektrik adalah bahan yang dapat mempengaruhi nila dari kapasitansi fungsi kapasitor. Adapun bahan dielektrik yang paling sering di gunakan adalah keramik, kertas, udara, metal film, gelas, vakum dan lain-lain sebagainya.
fungsi kapasitor
Kapasitor sering disebut sebagai kondensator. Kapasitor memiliki berbagai macam bentuk dan ukuran, tergantung dari kapasitas, tegangan kerja, dan lain sebagainya. Fungsi Kapasitor sendiri terbagi atas 2 kelompok yaitu kapasitor yang memiliki kapasitas yang tetap dan kapasitor yang memiliki kapasitas yang dapat diubah-ubah atau dengan kata lain kapasitor variabel.
Sifat dasar dalam sebuah kapasitor adalah dapat menyimpan muatan listrik, dan juga memiliki sifat yang tidak dapat dilalui arus DC (direct Current) dan dapat dilalui arus AC (alternating current) dan juga dapat berfungsi sebagai impedansi (resistansi yang nilainya tergantung dari frekuensi yang diberikan).
Fungsi Kapasitor dalam suatu rangkaian elektronika adalah sebagai kopling, filter pada sebuah rangkaian power supply, penggeser fasa, pembangkit frekuensi pada rangkaian oscilator dan juga digunakan untuk mencegah percikan bunga api pada sebuah saklar.
Cara kerja kapasitor dalam sebuah rangkaian adalah dengan mengalirkan elektron menuju kapasitor. Pada saat kapasitor sudah di penuhi dengan elektron, tegangan akan mengalami perubahan. Selanjutnya, elektron akan keluar dari sebuah kapasitor dan mengalir menuju rangkaian yang membutuhkannya. Dengan begitu, kapasitor akan membangkitkan reaktif suatu rangkaian.
Namun tidak kita pungkiri, meski suatu komponen kapasitor memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda, tetapi fungsi kapasitor tetap sangat di perlukan dalam suatu komponen elektronika atau bahkan rangkaian elektronika.

Pengertian Kapasitor adalah komponen elektronika yang digunakan untuk menyimpan muatan listrik yang terdiri dari dua konduktor dan di pisahkan oleh bahan penyekat (bahan dielektrik) tiap konduktor di sebut keping. Kapasitor atau yang sering disebut kondensator merupakan komponen listrik yang dibuat sedemikian rupa sehingga mampu menyimpan muatan listrik.
Prinsip sebuah kapasitor pada umumnya sama galnya dengan resistor yang juga termasuk dalam kelompok komponen pasif, yaitu jenis komponen yang bekerja tanpa memerlukan arus panjar. Kapasitor terdiri atas dua konduktor (lempeng logam) yang dipisahkan oleh bahan penyekat (isolator). Isolator penyekat ini sering disebut sebagai bahan (zat) dielektrik.
Di bawah ini, gambar dan bentuk dari komponen kapasitor dan pengertian kapasitor.
pengertian kapasitor
Zat dielektrik yang digunakan untuk menyekat kedua penghantar komponen tersebut dapat digunakan untuk membedakan jenis kapasitor. Beberapa pengertian kapasitor yang menggunakan bahan dielektrik antara lain berupa kertas, mika, plastik cairan dan lain sebagainya.
Kegunaan kapasitor dalam rangkaian elektronika sangat di perlukan terutama untuk mencegah loncatan bunga api listrik pada rangkaian yang mengandung kumparan, menyimpan muatan atau energi listrik dalam rangkaian, memilih panjang gelombang pada radio penerima dan sebagai filter dalam catu daya (power supply).
Fungsi Kapasitor adalah sebagai penyimpan arus/tegangan listrik. Untuk arus DC kapasitor berfungsi sebagai isulator/penahan arus listrik, sedangkan untuk arus AC Kapasitor berfungsi sebagai konduktor/melewatkan arus listrik.
Dalam penerapannya kapasitor digunakan sebagai filter/penyaring, perata tegangan DC yang di gunakan untuk mengubah tengangan AC ke DC,pembangkit gelombang ac atau oscilator dan sebagainya.
Di antara artikel tentang pengertian kapasitor, anda juga bisa melihat artikel tentang jenis kapasitor. Jenis kapasitor sendiri terbagi atas berbagai macam, di antarannya adalah Menurut Polaritasnya, Bahan Pembuatannya dan Ketetapan Nilainya. Selain memiliki jenis, bentuk kapasitor juga berbagai macam sepertikapasitor kertas (besar kapasitas 0,1 F), kapasitor elektrolit (besar kapasitas 105 pF), kapasitor variabel (besar kapasitas bisa di ubah-ubah hingga maksimum 500 pF.


Sumber http://komponenelektronika.net/fungsi-kapasitor.html

Cara mengukur Kapasitor

  • Atur Selektor pada posisi Ohmmeter.
  • Pilih skala batas ukur X 1 untuk nilai elko diatas 1000uF, X 10 untuk untuk nilai elko diatas 100uF-1000uF, X 100 untuk nilai elko 10uF-100uF dan X 1K untuk nilai elko dibawah 10uF.
  • Hubungkan  probe multimeter (-) pada kaki (+) elko dan probe (+) pada kaki (-) elko.
  • Pastikan jarum multimeter bergerak kekanan sampai nilai tertentu (tergantung nilai elko) lalu kembali ke posisi semula.
  • Jika jarum bergerak dan tidak kembali maka dipastikan elko bocor.
  • Jika jarum tidak bergerak maka elko kering / tidak menghantar


http://news.chivindo.com/75/jenis-jenis-kapasitor.html

Comments

Popular posts from this blog

Augmented and mixed reality: what is it, and where is it going?

XR is a term that has become more prominent in the last few years. It encapsulates virtual, augmented, and mixed reality topics. The definition of each of these has become saturated in the past decade, with companies using their own definitions for each to describe their products. The new IDTechEx Report, “Augmented, Mixed and Virtual Reality 2020-2030” , distils this range of terms and products, compares the technologies used in them, and produces a forecast for the market next decade. This premium article discusses AR (augmented reality) and MR (mixed reality) in more detail. The report discusses 83 different companies and 175 products in VR (virtual reality), AR (augmented reality) and MR (mixed reality) markets. This promotional article specifically discusses the findings from this report of the augmented and mixed reality markets. Augmented Reality (AR) and Mixed Reality (MR) are two technologies which have become more prominent in the past ten years. AR is the use...

Nitro Pro Enterprise 13.19.2.356 Full Version

BAGAS31 – Nitro Pro Enterprise 13.19.2.356 Full Version adalah sebuah software dari Nitro Software yang berguna untuk membuat, melakukan convert, mengedit, dan melakukan share file PDF yang kamu miliki. Nitro Pro Enterprise   merupakan salah satu software untuk urusan PDF yang cukup populer saat ini dan memang sudah diakui kredibilitasnya, bahkan software ini pun digunakan untuk urusan pekerjaan oleh para professional. Versi Enterprise ini tentu saja memiliki fitur-fitur yang lebih banyak dan lebih lengkap dari versi biasa atau versi free nya. Di versi terbarunya ini, terdapat beberapa update dan tambahan, serta perbaikan bugs guna mengoptimalkan software ini sendiri. So, buat kamu yang membutuhkan software ini, langsung saja download melalui link di bawah. Screenshot : Download : Nitro Pro Enterprise 13.19.2.356 Full Version (32-Bit ) [ Zippyshare ] [ FileUp ] [ Mirrorcreator ] Nitro Pro Enterprise 13.19.2.356 Full Version (64-Bit ) [ Zippyshare ] [ Fi...

What is Active,Reactive and Apparent Power?

Active Power The power drawn by the load to do work is called the True power or Active power or real power. When electrical energy is fed to load the electrical energy gets converted into other forms of energy like thermal,mechnaical or chemical. Thus, the power actually consumed by electrical load is called the active power. A heater rated 220 volts, 400 watts consumes 400 watts when 220 volts is applied to its resistance element.The 400 watts power consumed by heater is the real power or active power. The active power is measured in kilo watt(kW) or MW. To calculate active power, the current flowing in phase with applied voltage is calculated.  The product of the voltage and the current in phase with the voltage gives the real power or active power.  Reactive Power The power which flows from the source to load and load to source is called the reactive energy. The reactive energy flows in both the direction. The reactive power is measured in kilo volts ampere reactive(kVAR) o...